![]() |
| "Kita harus bertanggung jawab atas sampah kita sendiri" pesan Wakil Menteri ESDM |
Tak mudah membiasakan diri terutama dalam membangun kebiasaan hidup bersih. Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk membiasakan diri untuk terbiasa hidup bersih. Salah satunya dengan tidak membiasakan membuang sampah disembarang tempat.
Kebiasaan ini terbangun melalui kesadaran pada pentingnya kesehatan sejak dini, perilaku hidup sehat bisa menjadi kebiasaan dalam hidup sehari-hari. Tak hanya itu, kebersihan pun merupakan bagian dari pendidikan moral. Bisa dilihat jika seseorang yang memiliki kebiasaan buang sampah sembarangan itu tandanya bahwa dia tak bertanggungjawab atas sampahnya. Bahkan ia menjadi pelaku utama penyebab bencana seperti banjir.
Wakil Menteri ESDM Widjajono menuturkan bahwa masing-masing individu bertanggungjawab atas sampahnya sendiri, dan itu merupakan ciri manusia yang bermoral.
“Kita harus bertanggungjawab atas sampah yang kita hasilkan. Bukan seenaknya saja membuang sampah sembarangan. Sekecil apapun sampahnya jika dibuang di sembarang tempat tetap itu tak bermoral dan akan menimbulkan bencana,” terangnya.
Lebih lanjut Wid, sapaan akrabnya itu berharap melalui pesan moral “Kantongku. Tong Sampahku” ini bisa menggugah moralitas kita untuk mulai dari hal terkecil bahwa jadikan saku kita sebagai tempat sampah sementara dan seterusnya dibuang pada tempatnya. Dan masyarakat menjadi terbiasa hidup sehat.
“Harap dari kampanye Kantongku, Tong Sampahku ini bukan hanya pesan berstiker belaka, tapi segenap elemen masyarakat dan pemerintah harus bisa menerapkan,” tutup Widjajono di sela-sela acara seminar lingkungan pada (25/2) di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan.

No comments:
Post a Comment